DPM USU Gelar Konfrensi Pers Tanggapi Isu Peredaran Narkoba Di Jermal Tidak Kunjung Tuntas

 

MEDAN — Wilayah jermal kerap kali hangat diperbincangkan warga net, dan viral di media, bukan karena prestasi atau sesuatu yang baik. Daerah ini kerap menjadi sorotan karena terkenal sebagai sarang peredaran narkoba,  berulang kali polisi razia dan melakukan penindakan, namun para pelaku dapat beraksi kembali. Hal ini tentu menuai sorotan publik dan dibuat bertanya-tanya.


Menyoroti hal tersebut Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (DPM-USU) menggelar konfrensi pers pada Jum'at, 7 Agustus 2024, bertempat di Sekretariat DPM-USU. Pihaknya meminta Bareskrim Polri dan Propam Mabes Polri untuk segera memeriksa Kapolrestabes Medan dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan atas dugaan pembiaran dan gimmick terhadap Pemberantasan Narkotika di Kota Medan Khussnya Jermal yang di duga dikuasai Oknum GS.


Dalam keterangan langsungnya Brian Rumasingap selaku Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Sumatera Utara menyampaikan, "kita sudah sangat jenuh mendengar peredaraan narkoba dijermal tidak tuntas-tuntas, apakah memang ada bekingan dari aparat atau gimana patut kita curigai", ungkapnya. Dalam konfrensi pers yang di gelar DPM-USU bukan hanya menyoroti peredaraan narkoba di Medan tadi juga di langkat dan daerah-daerah lain di wilayah Hukum Sumatera Utara.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.