Kinerja Disorot! Sejak Dipimpin AKBP Otniel Siahaan, Polres Dairi Diterpa Banyak Masalah: Pemuda Desak Kapolda Sumut Turun Tangan
Medan – Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara Arifatullah Manik, yang juga pengurus KNPI Sumatera Utara dan mantan Ketua PW SEMMI Sumut, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan.
Menurutnya, sejak AKBP Otniel memimpin, Polres Dairi justru menjadi sorotan publik karena banyaknya permasalahan hukum yang tidak ditangani dengan profesional dan transparan.
Dalam keterangan resminya kepada media, Arifatullah menilai bahwa Polres Dairi di bawah kepemimpinan AKBP Otniel telah gagal menjaga marwah institusi Polri. Ia menuding, terjadi banyak pembiaran terhadap aktivitas ilegal seperti perjudian, galian C tanpa izin, serta dugaan tebang pilih dalam penegakan hukum.
" Kepemimpinan AKBP Otniel Siahaan telah mencederai kepercayaan publik terhadap Polri. Banyak laporan masyarakat yang diabaikan, sementara praktik ilegal justru tumbuh subur. Polres Dairi saat ini terkesan lemah, tidak profesional, dan diduga tidak netral dalam menegakkan hukum,” tegas Arifatullah Manik, Kamis (13/11/2025).
Lebih lanjut, Arifatullah mengatakan bahwa masyarakat Dairi kini hidup dalam ketidakpastian hukum.Lebih lanjut, Arifatullah menilai bahwa gaya kepemimpinan seperti itu justru memperlebar jarak antara kepolisian dan masyarakat. Hal ini, menurutnya, menjadi salah satu faktor utama mengapa kepercayaan publik terhadap Polres Dairi terus menurun.
Kepemimpinan yang eksklusif hanya akan menumbuhkan kecurigaan publik dan memperburuk citra Polri. Rakyat ingin pemimpin yang bisa mendengar keluhan mereka, bukan yang bersembunyi di balik seremonial dan jabatan,” ujarnya.
Ia menilai, sikap diam dan lambannya penanganan berbagai kasus menjadi bukti nyata bahwa Kapolres Dairi gagal menjalankan perintah dan semangat reformasi Polri di era Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
" Kami mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Wisnu Hermawan untuk segera mengevaluasi dan mencopot AKBP Otniel Siahaan dari jabatannya. Sudah cukup keresahan publik ini dibiarkan. Polres Dairi butuh sosok pemimpin yang berani, tegas, dan berpihak kepada rakyat, bukan yang hanya menjaga kepentingan kelompok tertentu,” sambungnya.
Arifatullah juga menegaskan, jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari Kapolda Sumut, maka mahasiswa dan pemuda akan menggelar aksi besar-besaran di Mapolda Sumatera Utara untuk menuntut pembenahan total di tubuh Polres Dairi.
" Kami tidak anti-Polri, justru kami ingin Polri tetap menjadi institusi yang dipercaya rakyat. Tapi ketika ada pimpinan yang lemah dan diduga membiarkan pelanggaran hukum, maka wajib bagi kami bersuara lantang. Ini bukan serangan pribadi, tapi panggilan moral untuk menegakkan integritas kepolisian di daerah,” tutupnya.

Post a Comment